hanya Tuhan yang tahu

saat itu hujan deras mengguyur jalanan yang sedang kami lewati. Hujan semakin menggila tidak peduli pada kami berdua yang basah kuyup karenanya. Dan motor yang kami tumpaki juga sama tidak pedulinya, terus saja menggelindingkan ban menuju satu tempat. Pulang. Entah perasaan aneh apa yang terus menggelayut di pikiranku, mencoba menerka-nerka namun tetap sulit. Aku hanya mencoba berpegangan pada jok motor, tapi sesekali aku tak sengaja berpegangan pada bajunya. Karena motor yang dibawanya sengaja dinaikkan kecepatannya agar kami pulang lebih cepat dan menghindari hujan yang kian menderas. Tapi sepertinya hujan telah berhasil membuat kami terlihat seperti orang yang baru nyebur ke sungai. Namun entah kenapa hatiku serasa dag-dig-dug. saat itu ingin sekali aku memeluknya dari belakang, walaupun diantara hujan tapi tetap saja akan terasa hangat bagiku.Tapi sayang itu sudah terjadi hampir 2 tahun yang lalu. Dan sekarang aku uda punya penggantinya, tentu saja lebih dari segalanya dari dia yang lalu.
Aku tau kalian yang baca pasti bosen dan muak dengan cerita-cerita cinta. Tapi kisah cinta yang ini lain dari biasanya, oke aku ga bisa bohong kalo cerita ini emang klise. Tapi bagaimana sikap kita menghadapi kisah cinta itulah yang berbeda dari biasanya.
Oke kita balik lagi ke cerita, setelah kejadian hujan-hujanan itu entah kenapa aku ga bisa nglupain dia. Layaknya ABG yang lagi jatuh cinta, pokoknya ga enak banget deh hidupku. Selalu aja kebayang-bayang ama dia, seolah-olah dia lagi maraton dari otak ku langsung ke hatiku (hoekk lebayy).
Tapi lama-lama aku menyadari ada yang salah dengan hubungan kami. bukannya ada kemajuan tapi malah kemunduran. Yaps, dia semakin jarang sms aku, aku tak tau penyebab pastinya. Aku cuma bisa menerka-nerka, mungkin dia tersinggung kali yaa waktu aku bilang blum bisa menjalin kisah cinta dengan dia karena aku mau fokus dengan sekolahku. Tapi itu baru dugaanku. 
Setelah 2 bulan hubungan hambar ini berlangsung, aku sadar ini memang ada yang salah. Entah ada angin apa aku ingin membuka fb-nya, mecari tahu apa yang sedang terjadi. Dan ternyata dugaanku benar. Dia udah punya tambatan hati lain. Sungguh ini membuat hatiku benar-benar terpojok. Teronggok tak berdaya, dicampakkan begitu saja oleh dia. Setelah beberapa minggu ternyata aku baru tahu kalau kekasihnya telah dikenal 3 bulan yang lalu. Berarti saat dia sedang mendekatiku dia juga sedang mendekati wanita lain. Sungguh kenyataan yang tak bisa dipercaya namun menyakitkan.
Dan aku butuh satu tahun untuk menyembuhkan luka yang terlanjur menganga itu. Kuobati sendiri luka itu. Dan tanpa peduli dia mencampakkanku, dia seolah-olah lenyap dalam kehidupanku begitu saja. Tanpa permisi sama sekali.
Diantara kegalauanku setelah satu tahun terus terbayang-bayangi luka itu aku menemukan seseorang yang memperkenalkan dirinya sebagai seseorang yang siap menjagaku, menerima aku apa adanya, dan berjanji tidak akan menyakitiku. Awalnya aku juga tidak percaya dengan orang itu. Saat itu aku tak berpikir banyak, aku hanya berpikir bagaimana caranya menghapus luka itu yang tak kunjung mengering yaitu hanya dengan satu cara. Mencari penggantinya. Sehingga mulai saat itulah aku mulai merajut kisah cintaku dengan hati yang compang-camping karena luka yang belum sembuh benar. Satu bulan kisah ku yang baru terjalin dengan seseorang yang baru kukenal lewat jejaring sosial itu. Awalnya tak ada sedikit pun benih cinta yang tersemai di hatiku, tapi semakin jauh kami melangkah semakin aku mengerti bahwa cinta juga butuh proses. Dan aku mulai menyadari cintaku yang kandas dulu hanyalah cinta berdasarkan rasa ingin memiliki bukan karena hati.
Tiba-tiba hubunganku dengan dia yang sekarang mulai diuji, aku putus pada bulan pertama kami.  Tapi entah apa yang membuatku selalu mengatakan 'iya' saat dia berulang kali minta ma'af padaku. Berulang kali? Yaa benar, kami pernah putus beberapa kali karena suatu masalah. Aku juga tidak mengerti kenapa kami selalu bisa menyelesaikan masalah itu dan memulai hubungan kami seolah-olah tidak pernah ada masalah.
Dan aku mulai berpikir, kenapa dulu aku susah sekali mendekati si dia yang dulu dan sekarang seseorang itu yang baru datang di hidupku begitu gampangnya melewati masalah. Mungkin ini yang dinamakan jodoh??
Tak tahulah itu hanya dugannku. Dan mungkin hanya Tuhan yang tahu kami benar-benar berjodoh atau tidak? Semoga saja iyaa :)

SEKIANNN
^_^
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INGATKAN AKU !!!

YOUR SECRET ADMIRER (PART 1)