NEW HOPE!

ASSALAMU'ALAIKUM WR.WB

Cukup lama juga ya aku nggak nulis di blog lagi, antara  sok sibuk dan gak nemuin mood buat nulis lagi di blog, hahaha

Oke, setelah dilihat-lihat ternyata postingan terakhirku tahun 2014!!!!! Dan sekarang sudah 2018!!!!!!
Lama juga yaaa..... Ibarat mahasiswa, 4 tahun itu udah memasuki tahun terakhir kuliah, wadaaww lama banget yak ni blog aku anggurin.

But, anyway mulai sekarang, aku pengen mulai nulis lagi, entah menulis di blog itu masih "jaman now" banget atau udah terlalu old banget soalnya di "jaman now" udah terlalu banyak platform khususnya buat calon penulis menuangkan tinta kreativvitasnya melalui tulisan. Contohnya saja instagram, and well i am one of them who use instagram to put my story about my opinion or anything else that happen in my life, so simple and so easy. Tapi menulis di blog juga punya sensasi sendiri, dan sekarang aku mulai kangeeeeeen lagi buat nulis panjaaaang. Sometimes instagram just full of people who want to know the face of you not the inside of you. Dan sekarang (insya Allah), ingin membudayakan menulis lagi, karena dunia begitu luas dan indah jika hanya aku nikmati sendiri, ceilaaaahhh haha :D.

Ngomong-ngomong soal media sosial, yang mulai tahun 2014 sampai 2018 sekarang, perkembangannya semakin pesat aja, dan semakin banyak kemudahan-kemudahn yang didapat dari teknologi itu sendiri. Misalnya aja, jualan online. Mungkin dengan adanya internet, kemudahan membeli barang sama mudahnya mendapatkan gosip artis yang baru cerai.  Kedua hal tersebut bisa kamu dapatkan hanya dengan duduk selonjor di atas sofa empuk bahkan sambil makan es krim. Tanpa capek, tanpa lelah, jari jemarimu menari di layar handphone, semua informasi di belahan bumi manapun kamu bisa tau. Arus informasi ini begitu kenceng, dan kalau kita gak filter, bisa-bisa kita jadi korban informasi itu sendiri. Yep, dan berita hoax semakin merajalela. Dan ditambah masyarakat Indonesia yang notabene pengguna media sosial terbanyak ke-4 sedunia (maybe), tapi sayangnya minat baca buku di Indonesia sangat rendah. Nahhhh hal inilah yang mungkin menyebabkan masyarakat kita  sering kena berita bohong alias hoax. Mungkin permasalahan ini akan semakin memuncak dengan semakin mudahnya masayarakat mengakses internet.  Mungkin lagi nih, 10 tahun ke depan, internet bukan lagi barang mewah tapi udah jadi barang primer yang setiap orang butuhin sepanjang waktu dan setiap hari. Everything is about internet. Dan bisa jadi pemerintah akan memberikan subsidi kuota bagi masyarakat miskin layaknya subsidi beras atau BLT (Bantuan Langsung Tunai). Yep everythings are possible, right?

Empat tahun itu bukan waktu yang sebentar ya... Selama empat tahun itu aku mengalami tiga masa penting dalam hidup. Pertama, masa-masa kuliah. Masa-masa dimana kekhawatiran tentang masa depan mulai muncul, dan bayang-bayang tugas akhir sudah menghantui. Tapi masih tetap bisa menikmati hidup, masih bisa makan enak, tidur nyenyak, cuma sedikit ngirit dan jadi hunter for nasi kotak terutama di acara kampus yang gratisan. Hahaha demi pengen hidup irit, pernah tuh aku nge-list daftar acara apa aja yang bisa aku datengin dan bisa dapetin nasi kotak gratisan. Dasar anak kosan hahaha. Masa kuliah ini terus berlanjut sampai akhirnya aku memutuskan untuk resign jadi mahasiswa. Kenapa resign? Ya, karena di kampus hidupnya biasa aja, aku ingin hidup yang lebih menantang! (Halah alasan macam apa itu -_-). Ya, nggak usah ditanyain lah kenapa harus resign, tanya aja tuh mahasiswa yang masih bolak balik ke kampus, pasti kalau ditanya "apa cita-citamu?", pasti jawabannya "aku cuma pengen lulus".
Yep, setelah resmi memakai toga, resmi pula gelar mengganggur sebagai sarjana tersemat di antara namaku. Yap bisa jadi itulah masa kedua terpenting hidupku. Kamu punya banyak waktu di rumah, tapi setiap hari selalu diberi segudang pertanyaan yang itu-itu saja, terutama dari Bapakku. Hampir setiap hari bapakku menanyakan "ada kabar baik nggak?" Ya kujawab saja, "ada pak, kabar baiknya saya masih sehat-sehat saja dan masih jadi anak perempuan Bapak yang paling cantik se-tata surya Bima Sakti". Mungkin saat itu, Bapakku ingin melempar sandal-hitam bercorak biru yang baru dibelinya-kepadaku. Entah kenapa Bapakku sangat-sangat ingin aku kerja di kantoran, atau minimal jadi pegawai pemerintah, dimana saja, bahkan jika ada kesempatan di kalimantan atau sampai ke Papua pun,  bapakku akan menginjinkan. Mungkin karena efek aku adalah anak pertama dalam keluarga, lalu Bapakku mengikhlaskan aku kerja di belahan bumi manapun. Ya, karena itulah, aku 'melempar jaring' berbentuk map coklat ke berbagai perusahaan baik negeri maupun swasta. Bahkan tipe-tipe soal psikotes sudah kuhapal di luar kepala. Tahapan penerimaan kerja tiap perusahaan memang berbeda, tapi dengan tipe soal yang monoton itu-itu saja.  Aku bahkan bisa menebak, setelah selesai soal logika, nanti ada soal lawan kata, nanti pasti ada soal tentang bentuk-bentuk benda, nanti pasti disuruh menggambar orang dan pohon, dan begitu-begitu seterusnya. Tapi aku yang bisa dibilang ahli menebak soal psiktes, belum tentu juga selalu lolos dalam tahap psikotes. Pada kali pertama ikut psikotes, aku sama sekali nggak lolos. Lalu setelah dua hingga tiga bulan, barulah aku beberapa kali lolos psikotes, lalu lanjut ke tahap wawancara. Naaahh wawancara juga bukan tahap yang mudah bagi fresh graduate like me, biar lolos pada saat wawancara. Kalau aku tipikalnya harus berkali-kali ikut wawancra biar pengalaman, soal lolos atau tidak itu belakangan. Waktu kali pertama, memang bener nggak lolos ke tahap berikutnya. Tapi semakin lama. semakin terbiasa dan nggak deg-degan lagi waktu wawancara. Jadilah suatu hari, ketika aku dapet panggilan wawancara di sebuah kota nun jauh dari rumahku. Dengan persiapan penuh, dan meanata kepercayaan diri, biar kesannya aku memang siap bekerja. Dan tanpa diduga dan disangkat, untuk kali pertama, setelah belasan kali ikut wawancara, puluhan kali ikut psikotes, dan ratusan kali mengirim lamaran online dan offline, akhirnya aku keterima di sebuah perusahaan garment di kota kecil dekat Solo. Hasil yang tak pernah di perkirakan sebelumnya.
Dan, seperti yang kamu pikirkan, tahap ketiganya iitu adalah saat aku setiap pagi sudah memakai seragam dan mengalungkan ID Card di leherku, it's mean i am a workman now! Yipiii, aku bisa dikatakan menyandang status karyawan sekarang.  Keren gak tuh? (Emm biasa aja sih sebenernya -_-). And you know, i have to through some drama when i went work for first time. I mean it's my first experience job. Of course, there are more drama in my office. Actually the drama just come out from my head, because i am worry and afraid about job itself and the people surely. I am afraid when i do some mistake, a people around me will judge me as i cannot do right my job. And of course, there are a lot of people who maybe doesn't like me whatever i've done. And now, i feel i like a paranoid person. But sometimes, when i take a deep breath, and realize that my job just a game which start in 07.30 am and stop in evening. The world too large and too beautiful when you just worry about problem in your life. Instead worry about my problems job, better i thinking about the future. The job i handle it now, it just while not forever. my future is still long, and still many more a part of earth that i never come before. Just thingking it just for a while. I gonna be okay.
Yesss, selama hampir lima bulan, aku bertarung dengan pikiran ku sendiri kalau aku pasti kuat menjalani pekerjaan ku sekarang. Ada yang pernah bilang kalau "lebih baik capek kerja daripada capek cari kerja", betul tidak? Haha. Ya as you know, in my mind, i always think to resign. Whatever the reason, i always find somethings that make me uncomfortable with my job, and i want to give up. But, ya lagi-lagi keluarga, selalu saja bisa buatku bertahan disini, aku tak mungkin keluar dari pekerjaanku sekarang, dan memakai lagi gelar menganggur yang sudah lama kutinggalkan. I believe, everythings gonna be alright, just waiting a perfect time to makes my dream job come true. Do you want to know what is it my dream job? Hemm maybe writer? Or something else that can make i get a lot of money but i just sit enough :D.

Yess, will see. Apakah nantinya aku bakal ada Tahap keempat dalam hidup? Setelah aku berani mengatakan berhenti pada tahap ketiga ku ini? I don't know, still mystery.

And for the last but not least, i will to tell you something. Don't give up even you meet someone who doesn't like your or hate you, please open your mind and take a deep very breath, because they are the persons who shapes you to be a strong person. Do you know that a big problem not just coming out suddenly, but God send the problem to you, to change you be a high quality human. And a big success person is not birth with the success itself, but with many big problem too, and also it's not instant but need maybe a long time to make your big success. It's like after heavy rainy always rainbow over there.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INGATKAN AKU !!!

YOUR SECRET ADMIRER (PART 1)