ANTARA CINTA DAN HIV #CERPEN
Sreeettt …… Sebuah kertas meluncur cepat di atas meja makan. Membuat orang di sekitarnya tak lagi berselera untuk makan. “Kalau hasilnya seperti ini, sampai kapan pun Mamah tidak bisa terima dia jadi calon menantu Mamah.” “Kenapa, Mah? Bukankah Mamah sudah bersedia menerima Mas Dirga bagaimanapun hasilnya?” “Hanya kalau hasilnya negatif, Aini.” Aini semakin tertunduk di atas piring makannya yang belum habis. Nasi goreng udang buatan Bibi—yang menjadi makanan kesukaannya—kini menjadi hambar. Sedikit embun mulai tampak di lensa matanya, namun d...